PENYULUHAN GROUP ( FDG ) PERAN SUAMI DAN PERSALINAN NIFAS DESA MANTAR KECAMATAN POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT TAHUN 2026
A. Nama Kegiatan
Focus Group Discussion (FGD) dan Penyuluhan Peran Suami pada Masa Persalinan dan Nifas
B. Tujuan Kegiatan
- Meningkatkan pengetahuan suami tentang proses persalinan dan masa nifas.
- Meningkatkan keterlibatan suami dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi.
- Mendorong terciptanya dukungan keluarga yang optimal selama masa persalinan dan nifas.
C. Peserta
- Suami pasangan usia subur
- Ibu hamil
- Kader kesehatan
- Tokoh masyarakat
- Petugas kesehatan
- Babinsa
D. Materi yang Disampaikan
- Pengertian masa persalinan dan nifas.
- Tanda-tanda persalinan.
- Peran suami dalam mendampingi istri saat persalinan.
- Dukungan emosional, fisik, dan finansial selama masa nifas.
- Tanda bahaya pada ibu nifas dan bayi baru lahir.
- Pentingnya kunjungan nifas dan perawatan bayi baru lahir.
E. Hasil Diskusi (FGD)
- Peserta memahami pentingnya keterlibatan suami dalam proses persalinan dan perawatan ibu nifas.
- Suami menyatakan kesediaan untuk mendampingi istri saat pemeriksaan kehamilan, persalinan, dan kunjungan nifas.
- Peserta mampu mengidentifikasi tanda bahaya pada ibu nifas yang memerlukan penanganan segera.
- Meningkatnya kesadaran suami untuk membantu kebutuhan ibu, seperti pemenuhan gizi, istirahat, dan dukungan psikologis.
- Peserta menyepakati pentingnya komunikasi yang baik antara suami, istri, dan tenaga kesehatan selama masa persalinan dan nifas.
- Terbentuk komitmen bersama untuk meningkatkan peran keluarga dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi.
F. Kesimpulan
Kegiatan FGD dan penyuluhan berjalan dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari peserta. Suami memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai peran dan tanggung jawabnya dalam mendampingi istri selama persalinan dan masa nifas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan dukungan keluarga sehingga kesehatan ibu dan bayi lebih terjaga.
G. Tindak Lanjut
- Melakukan edukasi lanjutan kepada pasangan suami istri.
- Melibatkan suami dalam kelas ibu hamil dan kelas parenting.
- Meningkatkan kunjungan rumah bagi ibu nifas yang memerlukan pendampingan.
- Memantau keterlibatan suami dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi pasca persalinan.