ACARA SYUKURAN/SEDEKAH ORONG
DESA MANTAR
Acara syukuran Sedekah Orong di Desa Mantar diawali sejak pagi hari. Warga Desa Mantar mulai berkumpul di tempat ( MASJID AN - NUR ) yang telah disepakati dengan membawa berbagai Kue hidangan masing-masing kepala keluarga. Semua dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.
Setelah persiapan selesai, acara resmi dimulai. Pembawa acara membuka kegiatan dengan salam dan ucapan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Mantar. Suasana terasa khidmat namun penuh keakraban.
Selanjutnya, Tokoh Agama/Tokoh Adat diberikan kesempatan untuk menyampaikan makna Sedekah Orong. Ia menjelaskan bahwa tradisi ini merupakan warisan leluhur yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas rezeki, keselamatan Bisa Tanam, serta menjaga keharmonisan antarwarga dan alam sekitar.
Kemudian, Kepala Desa Mantar menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan melestarikan budaya Sedekah Orong agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama. Seluruh warga mengikuti doa dengan khusyuk, memohon keselamatan BisaTanam, keberkahan hasil bumi, serta kehidupan yang rukun dan damai bagi Desa Mantar.
Setelah doa, prosesi Sedekah Orong dilaksanakan sesuai adat setempat. Kue Hidangan yang telah disiapkan menjadi simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Usai prosesi, Masyarakat/warga Desa Tetangga ( Tamu ) duduk bersama untuk di beri Kue Hidangan. Momen ini menjadi bagian penting karena mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan memperkuat hubungan antarwarga Tetangga tanpa memandang perbedaan.
Menjelang akhir acara, pembawa acara menyampaikan penutup dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi. Acara syukuran Sedekah Orong pun berakhir dengan penuh rasa syukur dan harapan agar Desa Mantar selalu diberkahi dan dijauhkan dari segala marabahaya.